Menjual Waktu Dengan Pahala

March 4, 2010 by Ilham Fatahillah · Leave a Comment 

waktu 300x194 Menjual Waktu Dengan PahalaBelumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al-Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.” (Al-hadid: 16)

Maha Suci Allah yang menggantikan malam dengan siang dan sore pun menyongsong malam. Hari berlalu menyusun pekan. Hitungan bulan-bulan pun membentuk tahun. Tanpa terasa, pintu ajal kian menjelang. Sementara, peluang hidup tak ada siaran ulang.

Siap atau tidak, waktu pasti akan meninggalkan kita

Sejauh apa pun satu tahun ke depan jauh lebih dekat daripada satu detik yang lalu. Karena waktu yang berlalu, walaupun satu detik, tidak akan bisa dimanfaatkan lagi. Ia sudah jauh meninggalkan kita. Read more

Rumahku Syurgaku

March 3, 2010 by Ilham Fatahillah · 1 Comment 

pengantin baru 300x250 Rumahku SyurgakuBaiti Jannati, begitu Rasulullah mengilustrasikan kehidupan rumah tangga beliau yang penuh dengan keharmonisan, kebahagiaan, ketenangan, sakinah, mawaddah, dan rahmah. Rumah tangga yang dibangun bukan atas pondasi syahwat terhadap kecantikan, harta, pangkat, jabatan serta pesona dunia lainnya. Tapi sebuah keluarga yang dibangun karena ketaatan kepada Allah. Sampai akhir zaman keluarga beliau merupakan rujukan utama bagi mereka yang mendambakan syurga dunia.

Syurga dunia itu hanya dapat diwujudkan oleh pasangan laki-laki sholeh dan wanita sholehah, yang memahami betul kewajiban masing-masing untuk saling berbagi, mengokohkan kelebihan, dan menutupi segala kekurangan masing-masing. Keikhlasan kita menerima pasangan apa adanya, baik itu fisik, intelektual, ekonomi, keturunan, dan sebagainya, karena kita bukanlah Muhammad yang sempurna, Yusuf yang tampan, Umar bin Khatab yang gagah perkasa, Mush’ab Bin Umair yang serba kecukupan, Salman Al-farisi yang ahli strategi, Abdurahman Bin ‘Auf yang ahli ibadah. Read more

Kebohongan Seorang Ibu

March 2, 2010 by Ilham Fatahillah · Leave a Comment 

seorang ibu1 232x300 Kebohongan Seorang IbuBerbohong memang sesuatu yang wajib di hindari. Dan kita semua tahu bahwa perbuatan ini sangat dibenci dan dilarang dalam Islam. Akan tetapi tidak semua perbuatan berbohong itu tercela dan dilarang apabila ditujukan untuk maslahat. Seperti dalam cerita yang saya dapat dari seorang teman, kebohongan justru dapat membuka mata kita dan membebaskan dari penderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di dunia.

Mari kita simak cerita tentang kebohongan seorang ibu berikut ini… Read more

Biar Cinta itu Bermuara Dengan Sendirinya

February 27, 2010 by Ilham Fatahillah · 2 Comments 

1 930945864l 300x225 Biar Cinta itu Bermuara Dengan SendirinyaKenapa tak pernah kau tambatkan.
perahumu di satu dermaga?
Padahal kulihat, bukan hanya satu.
pelabuhan tenang yang mau menerima.
kehadiran kapalmu!
Kalau dulu memang pernah ada.
satu pelabuhan kecil, yang kemudian.
harus kau lupakan,
mengapa tak kau cari pelabuhan lain,
yang akan memberikan rasa damai yang lebih?
Seandainya kau mau,
buka tirai di sanubarimu, dan kau akan tahu,
pelabuhan mana yang ingin kau singgahi untuk selamanya,
hingga pelabuhan itu jadi rumahmu,
rumah dan pelabuhan hatimu.
( Judul Puisi ” Pelabuhan ” karya Tyas Tatanka, kumpulan puisi 7 penyair serang)

Matanya berkaca-kaca ketika perempuan itu selesai membaca dan merenungi isi puisi itu. Dulu sekali perempuan itu telah pernah berharap pada seorang laki-laki yang dia yakin baik dan hanif, ada kilasan – kilasan di hatinya yang mengatakan bahwa mungkin dialah sosok yang selama ini dicari.. dialah sosok yang tepat untuk mengisi hari harinya kelak dalam bingkai pernikahan. Read more

Detik-detik Menjelang Pernikahan

February 24, 2010 by Ilham Fatahillah · 3 Comments 

jilbab1 300x214 Detik detik Menjelang PernikahanTulisan ini pernah dimuat dalam Majalah Safina No. 3 Tahun I, Mei 2003

Hani (24 th) akhir-akhir ini sering resah sendiri, apa yang dilakukannya sering menjadi serba salah, bahkan untuk hal-hal yang rutin dikerjakannya pun tak luput dari kesalahan. Hani juga jadi lebih sensitif, ada hal kecil saja yang tak berkenan di hatinya sudah dapat membuat ia sedih dan menangis. Tentu saja keadaan ini tidak membuat ia merasa nyaman terhadap dirinya sendiri. Usut punya usut, ternyata Hani sebentar lagi akan menikah, tepatnya sepekan lagi.

Hani akan memasuki dunia baru, ia akan mengarungi bahtera rumah tangga. Persiapan sudah dilakukan, tempat sudah di booking jauh-jauh hari, undangan telah disebar, segala sesuatu yang berkaitan dengan teknis pernikahan sudah disiapkan dengan matang. Pendeknya, segala sesuatunya sudah beres, sisanya tinggal persiapan diri yang bersangkutan saja untuk menghadapi pernikahannya. Read more

Love in Islam (Al-Hubb Al-Islam)

February 21, 2010 by Ilham Fatahillah · 2 Comments 

Every heart that is not aflame is no heart;
A frozen heart is nothing but a handful of clay.
O God! Give me a breast that sets ablaze,
And in that breast a heart and that heart consumed with fire.

In Islam, the concept of love is one of the most important concepts. This fact manifests itself in Islamic philosophy, theology, mysticism and ethics; indeed, in some aspects, it plays the crucial role. For example, in defining the Islamic point of view on the relation between God and Universe in general, and between God and Mankind in particular, love has the most significant and profound place. Love is so central in Islam that it is seep as “the firmest handhold of faith” and “faith (Iman) is nothing but love for the sake of God and hate for the sake of God”.

Ibn Abbas reported that Messenger of Allah (Peace and blessings of Allah be upon him) said: “The strongest faith is to be sincere for the sake of Allah, to hate for the sake of Allah (Tabarra), to love for the sake of Allah (Tawalla), and to discard for the sake of Allah.”

There is a tendency among some people to think that there should be no hate at all. These people assume that excellence and nobility of character and “being sociable” consist of having all men one’s friends. Certainly Islam recommends Muslims to love people and optimize compassionate and sincere relationship with them, even if they do not believe in Islam or in God. However, it is not feasible for a person who has principles in his life and has devoted his life to realize sacred values to be indifferent to evil and oppressive deeds of wrongdoers and make friendship with everybody. Such a person certainly will have some enemies, whether he likes it or not. There are always good people in the society and bad people. Good and bad are two opposite poles. Attraction towards the good is not possible without repulsion from the bad.

When two human beings attract each other and their hearts wish for them to be friends and companions with one another, we should look for a reason for that. The reason is nothing other than similarity and resemblance. Unless there is a similarity between these two persons, they cannot attract one another and move towards friendship with each other, as saying goes, Birds of same feather flock together.

Maulana Rumi in his Mathnavi mentions fine story that illustrate this fact. Read more